Bukan Seperti Ayah

Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. (Yohanes 17:23)

Saya memiliki hubungan yang kurang dekat dengan ayah saya. Saya tahu ayah memperhatikan dan berjuang untuk mencukupi kebutuhan keluarga besar kami (saya tujuh bersaudara), dan saya pun belajar untuk menaati dan menghormatinya. Tetapi, saya cenderung takut-takut terhadapnya. Hubungan kami berjarak: sangat jarang kami bercakap-cakap secara akrab.

Ternyata hal itu diam-diam memengaruhi hubungan saya dengan Allah, yang dalam Alkitab banyak digambarkan sebagai sosok seorang bapa. Dalam waktu yang cukup lama saya bergumul untuk menyapa Allah sebagai Bapa dalam berdoa, tidak yakin apakah saya dapat berbicara secara leluasa dengan Dia dan apakah Dia akan menanggapi doa saya dengan ramah.

Bagaimana Alkitab memandang perkara ini? Pada tempatnyakah jika kita membandingkan kasih Allah dengan kasih ayah di dunia ini?

Bagian akhir doa Yesus menjelang disalibkan menyingkapkan kebenaran yang menakjubkan tentang kasih Bapa: bahwa Bapa mengasihi kita sama seperti Dia mengasihi Yesus. Dengan demikian, gambaran terbaik hubungan orang percaya dengan Bapa di surga tidak akan kita temukan dalam hubungan antara anak dan orangtuanya—sebaik apa pun orangtua itu. Gambaran terbaik dan paling sempurna hanya dapat kita temukan dalam hubungan antara Bapa dan Anak-Nya, Yesus Kristus.

Kebenaran ini sungguh membebaskan saya. Saya jadi lebih leluasa dalam berdoa, dan selanjutnya hal itu menolong saya memiliki hubungan yang lebih baik dengan ayah. Hubungan saya dengan Allah memengaruhi hubungan saya dengan orangtua, bukan sebaliknya.

Bacaan: Yohanes 17:20-26
PERENUNGAN: Seberapa lebar, panjang, tinggi, dan dalamnya kasih Bapa kepada Yesus? Seperti itulah kasih Bapa kepada Anda!
PENERAPAN: Ketika Anda menyadari bahwa Bapa mengasihi Anda seperti Dia mengasihi Yesus, bagaimana hal itu memengaruhi sikap dan pilihan Anda hari ini? Bagaimana Anda merayakan kasih-Nya itu?