Posts

Tiga Puisi di Kompas

Image
Selamat Jalan, Mesin Cuci mesin cuci itu akhirnya minta pensiun setelah menemani kami hampir sepuluh tahun ia dibeli dari royalti novel pertama lantas mengikuti kami berkelana berpindah-pindah empat kontrakan —hidup ini hanya mampir ngontrak, bukan? ia biasa menempati sudut paling lembab siap menampung baju-baju kotor yang kami jejalkan ke perutnya dan ia berdengung lembut seperti senandung mengenali bagian-bagian paling intim dari hidup kami:  keringat di celana dalam, percikan kuah kecap di gaun batik, ingus di lengan kemeja dan ia berdengung lembut seperti senandung seorang teman berkata baju-baju itu seperti ketabahan dan kotoran-kotoran yang melekat itu seperti kecemasan baju mesti dilepaskan, dicuci, dikeringkan, diseterika, dan siap dikenakan untuk menghadapi kecemasan yang lain lagi di sudut yang paling lembab itu mesin cuci setia menampung kecemasan-kecemasan kami sampai suatu pagi kami menemukan seekor tikus bersarang di bawah perutnya bercericit mengiringi dengung lembut...

subversif dan menyentak

Image
compassionate and free (marianne katoppo, 1979) buku lawas, scan kurang bagus, tapi masih menarik, relevan, dan penting: refleksi teologis perempuan asia. ditulis secara mengalir, jernih, berbumbu humor kocak, lalu ke belakang bikin miris, bikin geram, menyentak. kelihatan bacaan dan wawasan penulis luas, tapi ia bisa menyampaikannya tanpa terkesan pamer atau menggurui. uraiannya tentang virginity dan motherliness of god: menakjubkan, dan mencelikkan mata. buku ini terbit saat indonesia merayakan 100 tahun kartini, dan marianne mengorek-orek sosok kartini secara kritis dan jeli. setelah membacanya, jadi mengira-ngira kenapa buku ini tidak terbit di indonesia. terjemahannya baru muncul hampir 10 tahun setelah reformasi, dan sekarang sudah jadi barang langka. isinya memang subversif, baik bagi negara maupun bagi gereja. subversif dan, karenanya, sangat perlu disimak. moga ada yang tergerak menerbitkan lagi buku ini dan buku-buku marianne lainnya.

Adaptasi yang Mengganjal: Ceritanya Bagus, Latarnya Janggal

Image
Ayah, Aku Mau Cerita... (Danial Rifki, 2026) adalah remake film thriller kriminal India berbahasa Malayalam, Drishyam (Jeethu Joseph, 2013). Drishyam berkisah tentang perjuangan Georgekutty dan keluarganya ketika dicurigai bertanggung jawab atas hilangnya Varun Prabhakar, putra tunggal seorang petinggi polisi, Geetha Prabhakar.   Saat rilis, Drishyam menjadi film Malayalam terlaris tahun tersebut, menuai pujian dari para kritisi, menyabet sejumlah penghargaan, dan menjadi bahan pembicaraan hangat di kalangan sinefil sebagai film dengan premis unik dan plot twist tak terduga. Lebih jauh lagi, magnet kuat film ini menarik sejumlah pihak untuk me- remake , baik di dalam maupun di luar negeri.   Di India sendiri, Drishyam telah dibesut ulang ke dalam empat bahasa daerah, yaitu Drishya (2014) dalam bahasa Kannada, Drushyam (2014) dalam bahasa Telugu, Papanasam (2015) dalam bahasa Tamil, dan Drishyam (2015) dalam bahasa Hindi. Di luar negeri, film ini digarap u...