Posts

Kepemimpinan Kera

Image
DAWN OF THE PLANET OF THE APES (Matt Reeves, AS, 2014) Koba memerintahkan Ash untuk membunuh seorang manusia. Ash menolaknya. Kenapa? Koba ini baru saja merebut kepemimpinan Caesar, pemimpin para kera, dengan hasutan. Ia sembunyi-sembunyi menembak Caesar, dan melemparkan kesalahan pada manusia, lalu memimpin pasukan kera menyerbu manusia. Ash menolak perintah Koba karena teringat akan kepemimpinan Caesar. "Caesar tidak akan melakukannya," katanya. Adegan kecil itu terasa membekas: bahwa kepemimpinan inspirasional itu bisa amat bertenaga. Sekalipun sosok sang pemimpin tidak hadir, inspirasinya dapat terus menjadi daya hidup dan menggerakkan orang dalam menentukan pilihan. Meskipun pilihan itu harus dibayar dengan nyawa. Dan, meskipun kera-kera lain memilih manut miturut dalam cengkeraman ketakutan. Dawn of the Planet of the Apes (DPA) menampilkan pesan kepemimpinan semacam itu dalam jalinan cerita yang memikat. Tadinya aku kurang tertarik karena belum menont...

Lapangan Bola sebagai Laboratorium Kebhinnekaan

Image
Cahaya dari Timur: Beta Maluku (Angga Dwimas Sasongko, Indonesia, 2014) Sani Tawainela, tukang ojek dari Tulehu, terperangkap di tengah kerusuhan saat berbelanja terigu di Ambon. Seorang bocah sama-sama berlindung, namun ia lalu meloloskan diri, meninggalkan kalung rantai di tangan Sani. Di rumah, menyimak berita di televisi lokal, Sani melihat si bocah ternyata tewas tertembak. Kamera mendekati tangan Sani yang meremas kalung rantai peninggalan si bocah. Ketika kerusuhan menjalar ke kampungnya, Sani terusik melihat bocah-bocah kecil berhamburan menontonnya, tak waspada kalau-kalau terkena celaka. Terpikir olehnya untuk melindungi mereka. Apa modalnya? Ah, rupanya tukang ojek ini dulunya pesepakbola andal, sempat ikut pelatnas PSSI U-15, namun gagal merintis karier sebagai pemain profesional. Ia pun menawari mereka berlatih bola. Anak-anak itu, yang mengenali kecakapan Sani menggocek bola, antusias menyambutnya. Dengan pembukaan yang amat efektif tersebut, "Caha...

Kecemerlangan The Lego Movie

Image
THE LEGO MOVIE (Christopher Miller & Phil Lord, AS, 2014) Ketika pertama kali tahu akan munculnya film Lego, aku hanya mengangkat bahu. Lesra dan Tirza sudah sering mengunduh film-film pendek Lego dari Youtube, mereka senang menontonnya dan cekikikan. Tapi, ya sudah begitu saja, aku hanya sekilas ikut meliriknya dan tidak paham betul apa yang membuat mereka cekikikan. Memang kalau kemudian dibikin film panjang untuk diputar di bioskop, apa istimewanya? Paling jadi semacam iklan produk versi panjang. Begitu pikirku awalnya. Namun, seminggu menjelang tanggal rilis, komentar dan celoteh orang yang sudah menontonnya dan berkicau di internet memperlihatkan antusiasme yang menular. Ulasan bagus demi ulasan bagus menyusul bermunculan (saat ini terkumpul skor 82 di Metacritic untuk film ini). Jadi penasaran aku. Seistimewa itukah "The Lego Movie"? Akhirnya, minggu ini si film mendarat di Jogja dan kemarin sore, tentu saja bareng Lesra dan Tirza, aku meluangkan waktu m...

Cinta dan Kebebasan

Image
Nasihat kepemimpinan dari Rama kepada Barata: "Barata, hadapilah tugasmu. Peganglah tampuk pimpinan Ayodya sampai tiga belas tahun kemudian, ketika aku sudah selesai dengan masa pembuanganku. Tapi sebelumnya, camkanlah kata-kataku agar engkau dapat menjadi raja bijaksana," kata Rama dengan penuh wibawa. Dan Barata menurutinya. Maka meluncurlah dari mulut Rama, kata-kata bagaikan mutiara, wejangan dari seorang raja. "Siapakah junjunganmu, hai Barata, selain dia yang menciptakan jagad raya seisinya ini? la sudah turun dari takhtanya di kerajaan langit, berdiam di hatimu dan mengenali sudut-sudut hatimu. Bagai fajar yang dingin ia menyapamu, dengarkanlah Barata, apa yang dikehendakinya bagi seorang raja." "Barata, dunia ini bergerak menurut hukum ilahi. Dan ketahuilah bahwa hukum ilahi itu adalah cinta. Bahkan matahari, bulan, bintang, dan bumi pun takkan dapat menyembunyikan diri dari hukum ilahi itu. Maka matahari selalu bersinar, bulan senantiasa...

Awalnya Episodik, Klimaksnya Bedebah

Image
THE GRAVEYARD BOOK/Cerita dari Pemakaman (Neil Gaiman, Gramedia Pustaka Utama, 2013, a.b. Lulu Wijaya) Ketika membelinya beberapa bulan lalu, aku langsung membacanya, namun segera patah semangat di halaman-halaman awal karena terjemahannya terasa kurang sedap. Teronggoklah buku itu di rak. Liburan kemarin, Lesra membawanya sebagai bekal. Aku membawa buku lain, tapi iseng membaca buku ini ketika Lesra sedang meletakkannya. Eh, otakku kali ini seperti gerbang yang membuka, mempersilakan Neil Gaiman berceloteh tentang Nobody Owens, bocah biasa yang tinggal di kompleks pemakaman, dibesarkan oleh hantu-hantu, dengan wali yang tidak berasal dari dunia orang hidup maupun orang mati. Premis yang edan! Bab-bab awalnya terkesan episodik dan tidak bertautan, memperkenalkan dunia ganjil yang dihuni Bod (nama panggilan bocah itu), mengikuti perkembangannya dari tahun ke tahun, dengan diselingi berbagai petualangan heboh, dengan latar sebuah pengalaman keji yang mengantarnya berad...

Jemaat Mula-Mula Merayakan Natal

Image
Mengapa orang Kristen merayakan hari Natal? Adakah dasarnya dalam Kitab Suci? Ada. Dalam 2 Timotius 2:8, misalnya, tertulis, "Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku." Bandingkan pula dengan Roma 1:2-4. Kelahiran, kematian, dan kebangkitan Kristus adalah fakta historis yang terkandung dalam Injil, berita gembira tentang anugerah dan rahmat Allah untuk mendatangkan damai di bumi. Kata "ingatlah" (mnemoneuo) menandakan bahwa peristiwa-peristiwa itu layak diingat, diberitakan, dan dirayakan oleh seluruh orang percaya. Mengabaikan Natal, dengan demikian, sama saja dengan merusak keutuhan Injil.   Namun, benarkah Natal jatuh pada tanggal 25 Desember? Apakah jemaat mula-mula merayakan Natal, atau perayaan Natal baru ditetapkan bapa-bapa Gereja sekian abad kemudian, dengan mengadopsi hari raya Saturnalia, hari pemujaan dewa matahari? ...

Kegembiraan Bermain dan Kelenturan Berimajinasi

Image
GAZEBO (Senoaji Julius, Indonesia, 2013) Apakah perpustakaan itu? Ruang sunyi-tenang berisi buku-buku berderet rapi, silakan dibaca dan ditelisik, namun mohon jangan berisik? Gazebo menawarkan ini: perpustakaan adalah ruang bermain dan ruang berimajinasi yang asyik dan menggelitik. Gazebo mengingatkan saya pada Idiot Box, salah satu episode cemerlang dalam animasi berseri Spongebob Squarepants. Dalam Idiot Box, pertentangan berlangsung antara orang yang kaya imajinasi dan yang miskin imajinasi. Dalam Gazebo, tidak terjadi pertentangan, namun terpapar dua macam imajinasi: imajinasi berdasarkan apa yang kita pahami dan imajinasi berdasarkan apa yang belum kita ketahui. Kesamaannya: kedua film ini terasa segar dan mengundang kita tertawa lepas. Menontonya, saya juga teringat kembali pada kebiasaan bermain dengan anak-anak waktu mereka masih kecil: menggunakan barang apa saja untuk dimainkan sebagai apa saja. Guling, misalnya, bisa menjadi dinosaurus, kereta api, kuda, u...